Lik Sod Seorang blogger pemula. Suka berbagi hal-hal yang diketahui dan dianggap perlu. Motto hidupnya dalah: sekecil apapun, hidup harus memberi manfaat. Blog ini adalah upaya memberi manfaat kepada orang lain melalui blog.

5 Berita Hoaks Terheboh Tahun 2018 dan Awal 2019

5-berita-bohong-terheboh

5 Berita Hoaks Terheboh tahun 2018 dan awal 2019.  Baru memasuki permulaan 2019, masyarakat Indonesia sudah digegerkan berita dusta atau hoaks yang disebarkan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief lewat akun Twitter-nya. Dalam cuitannya, Andi menuliskan, ada tujuh kontainer surat suara yang sudah dicoblos di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dan perlu dicek.

Pernyataan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman. Dia malahan telah memutuskan bahwa menurut keterangan bea cukai tak terdapat tujuh kontainer yang berisi surat suara tercoblos di pelabuhan.

Sesuai kenyataanya, kabar hoaks atau bohong seperti itu bukan lah pertama kali terjadi di negara Indonesia. Hal itu karena masih banyak oknum yang tak bertanggung jawab makanya berani melakukan hal hal yang demikian. Malah, ada juga seorang pegiat yang ikut serta menjadi penyebar hoaks, dengan berpura-pura babak belur karena mengaku dianiaya.

Berikut rangkuman 5 Berita Hoaks Terheboh tahun 2018 dan awal 2019 oleh Ini12.com :

1.Ratna Sarumpaet pura-pura babak belur dianiaya

Jagat raya sempat dibikin heboh dengan adanya berita penganiayaan yang menimpa seorang aktifis senior, Ratna Sarumpaet. Pada tanggal 21 September 2018, dia mengaku bahwa ia dipukuli oleh seseorang yang tidak dikenal di wilayah Bandung.

Tetapi kemudian, pada 3 Oktober 2018, Ratna menjalankan konferensi pers dan menyatakan bahwa kejadian yang dialaminya adalah sesuatu yang bohong atau hoaks.

Lebam lebam di wajahnya dikarenakan oleh operasi sedot lemak yang dikerjakannya di RSK Bedah Bina Estetika, Menteng, Jakarta Sentra. Ia akhirnya minta maaf kepada semua khalayak yang merasa dirugikan atas kebohongannya.

Ratna mengutarakan, hoaks tersebut bertujuan untuk menutupi fakta dari putra-putrinya dan tak terkait dengan politik atau uang. Sayangnya, akibat dari pengakuannya itu, pada 4 Oktober 2018 Ratna dicokok oleh Polda Metro di Soekarno-Hatta Airport. Dia juga terjerat Pasal 14 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 Juncto Pasal 45 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elekteonik dengan ancaman maksimal sanksi 10 tahun penjara.

2. Penculikan si kecil

Isu hoaks berkaitan penculikan sang buah hati yang beredar di media sosial sudah membuat resah masyarakat. Salah satunya, informasi penculikan anak yang tersebar di Twitter yang mengatakan pelaku penculikan anak tertangkap di Jalan Kran Kemayoran, Jakarta Pusat.

Berita tersebut dibantah oleh Kapolsek Kemayoran Kompol Saiful Anwar yang mengatakan bahwa kabar penangkapan pelaku penculikan itu tidaklah benar. Ia mengatakan, bahwa laki-laki yang terdapat dalam video cctv adalah seorang tukang parkir yang mengidap gangguan jiwa.

Tak terbatas di Kemayoran, info tersebut juga beredar ke sebagian daerah Indonesia lainnya.

3. Ada 10 juta TKA China di Indonesia

Isu soal jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) asal RRC di Indonesia sebanyak 10 juta jiwa pernah menjadi perbincangan hangat masyarakat pada Oktober 2018 silam. Menyikapi hal hal yang demikian, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengharap masyarakat untuk tak percaya dengan informasi hoaks tersebut.

Baca juga: Smartphone Samsung Galaxy Fold Dibekali Tiga Kamera

Dia malahan menyebutkan bahwa TKA yang bekerja di Tanah Air cuma berjumlah 80 ribu jiwa. Dan untuk TKA asal China sendiri cuma berkisar 24 ribu jiwa.

4. Ombak tinggi di Ancol

termasuk 5 Berita Hoaks Terheboh tahun 2018 dan awal 2019 adalah Video yang menunjukkan angin cepat dan ombak tinggi menerjang Pantai Ancol, Jakarta Utara sempat menggemparkan masyarakat. Pasalnya, Pantai Ancol menjadi tujuan wisata unggulan bagi warga Jabodetabek ketika musim libur sudah tiba.

Wakil Dirut PT Taman Impian Jaya Ancol, Teuku Sahir Syahali menyatakan, bahwa video tentang ombak tinggi adalah berita dusta alias hoaks. Keadaan Pantai Ancol masih tetap kondusif dan sekaligus ramai pengunjung. Walaupun, terjadi gelombang tinggi di beberapa wilayah pantai Indonesia.

5. Surat suara telah tercoblos

Sesaat sebelum Pemilihan Presiden 2019, masyarakat Indonesia dihebohkan dengan info mengenai penemuan 80 juta lembar surat suara yang berada di dalam 7 kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Info tersebut disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief via akun Twitternya sebagian waktu yang lalu.

Baca juga: 10 Cara Optimasi SEO Blog WordPress

Atas pernyataan Andi Arif, Ketua KPU Arief Budiman sangat tegas menolak. Karena, pihak bea cukai dan juga TNI AL telah memastikan tak ada temuan tujuh kontainer yang berisi surat suara pemilu 2019 di Pelabuhan Tanjung Priok.

Untuk saat ini, Polri segera akan memeriksa Andi Arif dan melaksanakan investigasi berkaitan kabar bohong tersebut. Kemudian, cuitan yang sudah membuat heboh di media sosial ini telah tak ada di beranda akunnya sebab sudah terhapus.

Atas ulahnya tersebut, Andi Arief dilaporkan ke Mabes Polri oleh KPU dan Bawaslu, dan juga pihak lainnya.

Demikian info seputar 5 Berita Hoaks Terheboh tahun 2018 dan awal 2019.

Lik Sod Seorang blogger pemula. Suka berbagi hal-hal yang diketahui dan dianggap perlu. Motto hidupnya dalah: sekecil apapun, hidup harus memberi manfaat. Blog ini adalah upaya memberi manfaat kepada orang lain melalui blog.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *